Monthly Archives: November 2014

percobaan sains kami

seperti biasanya, aku akan mengatakan bahwa tahun tahunku mengajar selalu menjadi tahun tahun yang menyenangkan. setiap tahun menggoreskan kenangan yang menyenangkan. jika di tahun sebelumnya aku berkenalan dengan anak anak pra remaja dimana aku harus mulai belajar mengenali kehidupan pribadi dan perubahan fisik dan emosi mereka, kali ini aku kembali ke masa masa yang aku kenal, lower grade.

berbeda dari tahun tahun sebelumnya, kurikulum 2013 menghapuskan beberapa mata pelajaran dalam kurikulum yang dibuat. pelajaran yang dihapuskan seperti misalnya IPS, komputer dan sains. untuk mata pelajaran sains, itu akan digabungkan dengan pelajaran bahasa Indonesia.

satu hal yang cukup kusayangkan memang adalah dihapuskannya pelajaran sains karena bagiku, walau aku tidak memahami sains, tetapi aku suka dengan yang namanya eksperimen sains. aku selalu ingin tahu apa yang akan terjadi apabila kita melakukan eksperimen.

tapi rupanya walau sains dihapuskan, Tuhan tidak menghapuskan kesenanganku. kali ini aku melakukan eksperimen kepada anak anakku. kami mempunyai reading corner di kelas. setiap kali masuk kelas sesudah break ataupun lunch, siswa diwajibkan untuk membaca buku selama 15 menit. kebetulan bulan lalu sekolahku mengadakan audit dan salah satu yang diaudit adalah perpustakaan sekolah. jadilah buku buku yang ada di reading corner kami harus dikembalikan ke perpustakaan pusat. namun sebenarnya reading corner kami tidak pernah kosong karena aku sudah menyediakan buku bacaan buat anak anakku. aku membelikan mereka majalah kuark dengan harapan mereka akan menyukai bacaan bacaan sains.

karena satu satunya bacaan mereka adalah kuark, maka mau g mau mereka tertarik untuk membaca halaman demi halaman buku, termasuk mengenai eksperimen sederhana yang bisa dilakukan oleh mereka. dan well… rupanya pada akhirnya umpanku mereka makan juga. ada salah satu anakku yang berinisiatif untuk membuat percobaan sederhana.¬†inisiatif dari mereka kemudian aku kompori dengan memberi pernyataan bahwa melakukan percobaan itu keren.

eksperimen mereka

singkat cerita, beberapa dari mereka mengajukan diri untuk melakukan eksperimen sederhana di rumah mereka. mereka mencatat apa saja alat dan bahan yang mereka butuhkan untuk melakukan ekperimen itu dan kemudian mereka praktekkan di rumah. salah seorang anakku membuat percobaan sederhana mengenai perahu dari botol yang digerakkan dengan kincir yang dibuat dari stik es dan karet (seperti dalam cerita taare zamen paar). ada pula yang membuat percobaan dengan melihat warna pelangi dengan menggunakan gelas, baskom dan selembar kertas putih. percobaan lain adalah dengan melihat efek dari cuka terhadap nyala lilin dan percobaan sederhana yang baru adalah melihat keseimbangan botol yang diisi oleh air.

well…. percobaan itu memang dilakukan di rumah. selalu ada kemungkinan bahwa itu dibantu oleh orangtua, tetapi aku tidak mempermasalahkan hal itu. karena inisiatif mereka untuk mencoba, ditambah dengan keingintahuan untuk mencari informasi supaya presentasi mereka bisa lancar dan keberanian untuk menjelaskan di depan teman teman, bagiku itu diatas segalanya. mungkin ini hanyalah percobaan sederhana bagi orang dewasa, tetapi bagiku, ini menunjukkan bahwa mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dan terus terang saja, aku suka dengan rasa ingin tahu yang tinggi seperti itu. aku suka melihat mereka terpesona dengan percobaan yang dilakukan oleh temannya dan kemudian terbersit keinginan untuk mencoba juga. bagi mereka yang sudah melakukan percobaan itu, aku memberikan penghargaan dengan cara memajang foto mereka dan mereka menuliskan tahapan ekperimen mereka di lembar “our scientist”. semoga ini bukan hanya euforia sementara saja, tetapi bisa berjalan seterusnya.

well done guys, you make me proud to be your teacher.