kompetiblog 2013

Hari ini aku membaca pengumuman finalis kompetisi blog yang diadakan nuffic nesso dan betapa terkejutnya aku mendapati bahwa namaku termasuk salah satu dalam daftar 31 finalis. Di bawahnya terdapat tulisan bahwa finalis diundang untuk hadir dalam acara pengumuman pemenang lomba.

Hatiku tentu deg-degan. Siapa sih yang ga mau menang dalam kompetisi ini. apalagi hadiahnya sangat menggiurkan, mengikuti summer course selama 2 minggu di belanda. Ini adalah kesempatan yang sangat luar biasa yang sangat sayang untuk dilewatkan. Dan bisa ditebak, tentu aku berharap akulah pemenangnya yang bisa berangkat ke Belanda di tahun ini (AMMIIIIIIIIIIIIINNNNNNNN)

Judul yang kuberikan adalah climbers, campers dan quitters. Sebenarnya ini adalah hasil dari training yang selama ini kuikuti bersama bu Susan (seorang psikolog yang diminta untuk mengisi training psikologi di sekolah kami). Aku ingat sekali bahwa ini adalah materi training di tahun yang lalu. Yang aku ingat adalah selain mengenai apa itu definisi climbers, campers dan quitters, dan juga suasana ketika kami mengikuti training. Kala itu kami sedang berada di hall, kami diminta untuk mengisi kuisioner yang akan menentukan berada dalam posisi apakah kami. Setelah mengisi pertanyaan-pertanyaan tersebut, akhirnya skor kami dihitung.

Hasil dari penghitungan skor itu cukup mengejutkan buatku. Selama ini aku merasa bahwa aku adalah seorang climbers karena aku adalah orang yang pantang menyerah untuk apapun, terutama untuk hal-hal yang aku percayai, aku yakini dengan teguh ataupun apapun yang sedang kukejar atau kuusahakan. Yang menarik adalah dari hasil kuisioner itu, aku termasuk dalam golongan campers, dengan nilai yang tidak terlalu tinggi. Dalam arti aku campers yang memiliki kecenderungan quitters. Betapa mengherankan mengingat selama ini aku cukup keras kepala dan gigih dalam mengejar sesuatu.

Oke, mari kita kembali ke topic semula. Topic climbers, campers dan quitters ini terasa seperti sebuah proyek yang tak terjawab buatku. Bagaimana mungkin aku masuk dalam golongan campers dengan nilai minimum. karena itu akhirnya aku terus menerus mengevaluasi diriku, apakah aku termasuk seorang yang berada dalam golongan campers, apakah aku akan berhenti pada label campers, dan berpuas diri atas itu, ataukah aku tetap mempertahankan keyakinanku bahwa aku adalah seorang climbers.

Akhirnya aku menuliskan hal ini sebagai proyek rasa ingin tahu akan kadar diriku. Sebagai informasi tambahan, aku mengikuti kompetiblog ini pada tahun 2010, aku melewatkan tahun 2011, kemudian aku ikut lagi di tahun 2012 dan 2013. Dulu di tahun 2010 yang aku ingat adalah bahwa kami harus memasukkan logo kompetiblog di dalamnya. Hal itu cukup menyulitkan buatku karena aku tidak paham IT. akhirnya aku meminta bantuan temanku untuk memasukkan logo tersebut dan aku puas melihat namaku berada di dalam daftar peserta.

Mengenai isi tulisan itu sendiri, aku mengakui, setelah aku baca beberapa kali di tahun-tahun berikutnya, aku merasa aku masih bisa menulis yang lebih baik daripada itu. tapi its okay… aku tetap harus mengingat kenyataan bahwa waktu itu aku sudah mengusahakan yang terbaik yang bisa aku lakukan dalam kondisi itu.

Aku melewatkan kompetiblog tahun 2011 karena aku tertinggal informasi. Aku ingat bahwa aku membaca adanya informasi kompetiblog itu pada bulan November, yang mana sudah sangat terlambat. Tetapi aku berjanji bahwa di tahun berikutnya aku tidak boleh menyerah. Aku bertekad untuk melatih cara menulisku, pemilihan kata dan lain lain. Aku jadi makin bersemangat untuk menulis di blog maupun facebook.

Tahun 2012 aku mengikuti kompetiblog lagi dan temanya adalah dutch inovation. Di tahun ini aku mencoba bentuk tulisan yang berbeda. Jika di tahun pertama aku lebih cenderung informatif namun terasa kaku, di tahun 2012 aku mencoba untuk menulis dengan bahasa yang lebih luwes. Kali ini aku mengirimkan 2 artikel, yang satu berbahasa Inggris dan yang lain berbahasa Indonesia. Aku mencoba peluang, siapa tahu dengan membuat artikel berbahasa inggris, akan membuat para juri terkesan dengan kemampuanku sehingga akan dipertimbangan lebih lanjut. Artikel kedua berjudul Eudaimonia. Aku mendapat kosakata eudaimonia ketika aku googling dan aku ingat, aku sangat senang ketika aku menuliskan itu. Aku senang dan merasa berada dalam keadaan eudaimonia yang sesungguhnya. Sungguh, kepuasan untuk menulis jauh lebih besar saat itu sehingga aku bertekad, apapun hasilnya aku akan berpuas karena aku tahu aku sudah mengusahakan yang terbaik. Dan aku ingat, di tahun itu aku banyak sekali menelurkan tulisan-tulisanku, baik mengenai cerita keseharianku mengenai anak-anakku, maupun keseharianku dan harapanku. Aku mempunyai 2 buah blog yang kupisahkan dimana di blog tiyasworld@wordpress.com aku lebih banyak mengisi tentang hal hal yang berbau pendidikan, sementara di tiyaworld@wordpress.com aku lebih banyak mengisi mengenai keseharianku, bacaanku dan sebagainya. Di sana ada puisi, resensi ataupun saat-saat liburanku.

Setiap mengikuti kompetiblog ini aku seolah mengubah pola istirahatku. Jika biasanya aku tidur pada pukul 9, namun kali ini kadang aku tidur jam 12 malam, karena kadang inspirasi baru muncul jam 11 malam. Hal ini akan terasa biasa saja manakala aku tidak sedang bekerja. Pekerjaanku sebagai seorang guru di sekolah saat ini menuntutku untuk berangkat kurang dari jam setengah 7 pagi. Oleh karena itu aku harus mengatur pola tidurku sebaik mungkin.. aku ingin agar kehidupanku seimbang, baik di sekolah maupun kehidupan pribadiku. Aku tidak ingin mengorbankan anak-anakku ketika aku merasa lelah, sehingga aku mengatur jadwalku sebaik mungkin.

Sungguh, jika kuingat2 lagi, pemaparanku dari awal sampai pada akhir ini menurutku tidak menunjukkan adanya semangat seorang campers. Aku menganggap diriku adalah seorang climbers. Jika aku berpuas diri dengan keadaanku, maka aku tidak akan pernah mencoba lagi dan lagi dan lagi. Aku bertekad akan terus mencoba sampai batas maksimal usiaku, sampai aku dianggap cukup layak. Dan aku percaya, suatu saat aku akan memetik hasil yang baik dalam setiap kerja kerasku. Buktinya, negara yang menjadi negara idamanku itu berhasil menjadi negara maju yang memiliki kehidupan yang teratur, aku percaya aku akan bisa sampai pada keadaan itu pula. Semoga aku bisa…… AMIIIIIIINNNNNN ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s